Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Sejarah Linux

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.

Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.

Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.

Linux juga di identikan dengan Kernel.Tegasnya, Linux tidak lain adalah kernel Linux. Namun, Linux adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan Linux sebagai sebuah sistem operasi. Istilah distribusi Linux yang digunakan untuk merujuk pada berbagai sistem operasi yang dibangun di atas Linux Kernel.

 Linux = Sebuah Kernel (tidak ada shell, browser, kompilator disertakan atau installer untuk menginstallnya pada sistem)
Linux = Istilah yang digunakan untuk menggambarkan mirip UNIX berbasis bebas dan open source sistem operasi.
Linux Distribution = kernel Linux + Shell + Browser + GUI + Media Player + Ton + Installer aplikasi lain sebagainya Singkatnya, berbagai macam sistem operasi yang dibangun di atas Linux Kernel. Red Hat, Debian atau Gentoo semua distribusi Linux dibangun di atas kernel Linux.

Beberapa fakta menarik tentang sistem operasi Linux.
UNIX seperti OS: Linux adalah UNIX seperti bebas dan open source sistem operasi. Namun, Linux tidak mencari UNIX branding. Kebanyakan distribusi Linux untuk tidak memilih merek distro mereka sebagai iuran UNIX dengan biaya untuk sertifikasi. Juga, kebanyakan bisnis sangat menyadari merek Linux.
Lebih lanjut tentang pencipta: Linus Torvalds adalah pencipta dan kepala arsitek dari kernel Linux. Dia sekarang bertindak sebagai koordinator proyek. Nama “Linux” berasal dari kernel Linux, awalnya ditulis pada tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Namun, awalnya Torvalds ingin menelepon kernel yang dikembangkan sebagai Freax. Linux Torvalds memiliki merek dagang, dan memantau penggunaan melalui organisasi nirlaba disebut Linux International.

Lebih lanjut tentang kode kernel Linux: Kira-kira 2% dari kernel Linux ditulis oleh Torvalds sendiri. Hari kernel Linux telah menerima sumbangan dari ribuan pengembang di seluruh dunia. Torvalds tetap otoritas tertinggi pada apa kode baru dimasukkan ke dalam kernel Linux standar host di kernel.org. Namun, distribusi Linux memodifikasi kernel sesuai kebutuhan pengguna mereka. Sebagai contoh, Red Hat, sering backports patch untuk versi kernel stabil dan mendistribusikan kepada jutaan pelanggan menggunakan layanan dibayar RHN.

Linux maskot: Tux telah banyak diadopsi oleh komunitas Linux sebagai maskot dari kernel Linux.
Lebih lanjut tentang hak cipta: Kernel Linux, utilitas dan perangkat lunak GNU dilisensikan di bawah GNU General Public License (GPL). GPL memastikan bahwa siapa pun yang mendistribusikan kernel Linux harus membuat kode sumber (dan setiap modifikasi) yang tersedia kepada penerima di bawah persyaratan yang sama. Namun, perangkat lunak lain yang disertakan dengan distribusi Linux dapat berlisensi di bawah BSD, MIT, atau sumber terbuka lainnya License. Sebagai contoh, X Window System menggunakan MIT License.
Pemrograman bahasa dan peralatan yang digunakan untuk menulis kernel Linux: Linux ditulis dalam C menggunakan GNU / GCC compiler ditetapkan. Sejumlah kecil bagian kode yang ditulis dalam bahasa assembly arsitektur target. Sebagian besar driver Linux ditulis dalam C itu sendiri. Namun, Anda dapat menggunakan banyak bahasa lainnya seperti Perl, Python, dan berbagai bahasa script shell untuk mengelola sistem Linux.

Portabilitas: kernel Linux berjalan pada hardware kejujuran liar termasuk telepon selular, komputer genggam, mainframe server, superkomputer, desktop dan banyak perusahaan kecil dan perangkat embedded. Linux sekarang dianggap sebagai salah satu yang paling banyak porting kernel sistem operasi.
Linux adopsi: Linux berkembang sangat cepat dan diadopsi oleh banyak pengguna di seluruh dunia. Pasar Linux tumbuh dengan cepat, dan pendapatan dari server, desktop, dan perangkat lunak dikemas menjalankan Linux diperkirakan akan melebihi $ 35.7 miliar pada 2008. Sistem operasi Linux yang digunakan oleh mahasiswa, bisnis, rumah, organisasi, perusahaan, dan pemerintah. Harap dicatat bahwa pangsa pasar desktop Linux berkisar dari kurang dari satu persen menjadi hampir dua persen. Sebagai perbandingan, sistem operasi Microsoft menyimpan lebih dari 88% pangsa pasar. Namun, Linux memiliki saham besar di server, netbook dan embedded device.

Graphical user interface: Sejumlah lingkungan desktop yang tersedia, yang GNOME dan KDE adalah yang paling banyak digunakan.
Komando-garis interface: Sejumlah lingkungan antarmuka baris perintah yang tersedia, yang BASH adalah yang paling banyak digunakan. Ada banyak utilitas kecil dan khusus (seperti awk, sed, cut, pasta dan sebagainya) dimaksudkan untuk bekerja sama dan untuk mengintegrasikan dengan program lain. Hal ini disebut prinsip toolbox.

Proses Penjadwalan: 2,6 kernel Linux pernah menggunakan algoritma penjadwalan proses interaktif memihak. Namun, Linux menawarkan proses lain seperti penjadwalan alogs Completely Fair Scheduler.
Support: Linux adalah didukung oleh sebagian besar masyarakat menggunakan forum online atau milis. Red Hat, Canonical, Novell dan distributor utama lainnya telah membayar dukungan telepon juga tersedia. Ada juga dibayar teknisi Linux lokal tersedia.

Dokumentasi dan Pelatihan: Sebuah Kekayaan informasi tersedia gratis secara online dalam bentuk blog, wiki, tutorial, atau dalam buku-buku, serta pada halaman dukungan vendor sendiri. Rinci dokumentasi untuk perintah spesifik, program, fungsi, perpustakaan, file, dan format file yang tersedia melalui halaman manual, yang diakses melalui baris perintah, atau melalui grafis pemirsa. Pelatihan tersedia melalui banyak komputasi program universitas dalam pemrograman dan ilmu komputer. Selain itu, vendor sertifikasi khusus disediakan oleh Linux Profesional Institute dan beberapa distribusi, seperti Red Hat dan Ubuntu.
GNU / Linux vs Linux kontroversi penamaan
Free Software Foundation meminta agar sistem operasi seperti itu disebut sebagai GNU / Linux menggunakan utilitas dan kompilator GNU.

Media (seperti blog ini atau surat kabar atau stasiun TV) merujuk hanya sebagai Linux.
Sebagian besar distribusi Linux menggunakan istilah seperti Red Hat Linux atau Debian Linux atau kadang hanya Linux. Beberapa distribusi seperti Debian menggunakan GNU / Linux istilah.
Linus Torvalds pencipta kernel Linux, adalah terhadap GNU / Linux penamaan, yang menyatakan bahwa Linux bukan proyek GNU.

FOSS dan GNU anggota masyarakat yang antusias bertanya dan menggunakan GNU / Linux istilah.
Catatan tentang Prop Software pada Linux
Perangkat lunak berpemilik adalah milik hukum satu pihak dan biasanya itu adalah memerintah dengan kontrak atau perjanjian lisensi. Istilah-istilah ini dapat mencakup berbagai hak istimewa untuk berbagi, mengubah, menyamarkan, dan menggunakan perangkat lunak dan kode. Contoh terkenal termasuk perangkat lunak berpemilik Microsoft Windows / Office, Adobe Photoshop, Mac OS X, beberapa versi Unix dan driver.

Free Software Foundation (dan sebagian besar distribusi Linux seperti Fedora) mengikuti aturan bahwa secara default pengguna tidak dapat menginstal program-program berpemilik di komputer Anda, kecuali untuk sementara waktu dengan maksud menulis pengganti bebas untuk program tersebut. Namun, tak ada yang memaksa para pengguna GNU atau para kontributor GNU untuk mengikuti aturan ini. Dalam beberapa kasus Anda perlukan untuk menggunakan perangkat lunak berpemilik atau driver untuk menyelesaikan pekerjaan atau menggunakan perangkat hardware seperti kartu grafis Nvidia.

Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang didalamnya selalu disertakan program-program lain yang mendukung sistem operasi ini. Contoh program-program tersebut adalah Web Server, Bahasa Pemrograman, Basis Data, Tampilan Desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi/ software perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric, dan lainnya. Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menganut sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.

Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) (seperti Telepon Seluler Ponsel dan Perekam Video pribadi Tivo).
Pada mulanya, Linux dibuat, dikembangkan dan digunakan oleh peminatnya saja. Kini Linux telah mendapat dukungan dari perusahaan besar seperti IBM, dan Hewlett-Packard dan perusahaan besar lain. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan ini dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor-independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX proprietari, serta faktor keamanan dan kestabilannya dibandingkan dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka opensource software.

Saat ini, linux bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software, dan untuk pekerjaan sehari-hari. Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting, yaitu : keamanan dan dinamika.

Karena sifatnya yang kompatible dengan UNIX maka linux dapat berinteraksi baik dengan sistem operasi lain seperti Windows-nya Microsoft, Macintosh-nya Apple, Netware-nya Novell, dan lain-lain. Sistem operasi ini juga menyediakan bahasa pemrograman gratis, lengkap dengan kompilernya, maupun program pembantunya.

Beberapa diantaranya adalah :
ADA
BASIC
C
C++
Expect
FORTRAN
GTK, untuk membuat aplikasi GUI di Linux
PASCAL
Phyton
Skrip Shell
TCL
Perl (The Practical Extraction and Report Language), sering dipakai untuk membuat skrip CGI di web.

MINIX

MINIX, sebuah sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. Kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Operating Systems: Design and Implementation. Walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh Prentice Hall. Sebagai tambahan, disain versi 16-bit dari MINIX kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi 32-bit dari arsitektur Intel 386 yang murah dan populer yang digunakan secara luas di komputer pribadi.

Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki. Hasil kerjaannya itu yang kemudian akan menjadi kernel Linux.
Pada tahun 1992, Tanembaum menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah “kesalahan mendasar”. Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat kepada sebuah rancangan yang berdasarkan kepada model mikrokernel. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah debat tentang rancangan kernel monolitik dan mikrokernel.

Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.

DESAIN

Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.

Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.

PENGEMBANGAN

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.

KOMUNITAS

Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC atau newsgroup. Forum daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki [milis]] dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.

Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan kepada Linux. Linux Weekly News adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu Linux Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan. Slashdot adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan GNU dalam proyek GNU. Majalah Linux cetakan umumnya memiliki cakram sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.

Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas; ini termasuk Dell, IBM, HP, Sun Microsystems, Novell, dan Red Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan perangkat keras.

PEMROGRAMAN DI LINUX

Kebanyakan distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.
Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.

PENGGUNAAN

Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.

Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer. Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.

DISTRIBUSI LINUX

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Contoh-contoh distribusi Linux :

Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu
SuSE
Fedora
Mandriva
Slackware
Debian
PCLinuxOS
Knoppix
Xandros

APLIKASI SISTEM DISTRIBUSI LINUX

Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.

Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.
Linux juga sering digunakan sebagai sistem operasi embeded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara berkembang.

Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.

KELEBIHAN LINUX

1.Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
2.Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.
Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.
Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien. Artikel yang menunjang argumen ini:
Linux dan Virus.
Melindungi Windows dari serangan virus dengan menggunakan Linux.
Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Sehingga, tidaklah mengherankan bila Linux mempunyai pangsa pasar server dunia yang cukup besar. Dari hasil riset IDC, pangsa pasar server dunia yang menggunakan Linux pada tahun 2008 akan mencapai 25,7 % (dapat dibaca di eweek.com).

Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Komputer-komputer yang lama ini tidak perlu dibuang dan masih dapat digunakan untuk keperluan tertentu dengan menggunakan Linux (sebagai penunjang informasi dapat membaca artikel “Don’t Throw That Old PC Away–Give It New Life with Linux“). Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras. Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP. Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti meng-upgrade atau membeli perangkat keras (hardware) baru yang lebih bagus (perangkat keras minimum Windows Vista dapat dilihat Microsoft.com). Atau, bisa jadi ada aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat dibuka lagi di Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.

Semoga Bermanfaat By Gue Diego
READ MORE - Sejarah Linux

Cara Membuat Dual Boot Windows dan Linux


Bagi anda yang ingin mempelajari Linux tentu bingung, karena anda berfikir harus membuang atau menghapus partisi yang selama ini dipakai untuk Windows, dimana banyak software kesayangan anda yang mungkin tidak dapat dioperasikan dalam Linux.
Anda tidak perlu bingung untuk masalah itu, anda dapat memesan CD Distro Linux dari agen atau dari indolinux (http://www.indolinux.com) secara online. Windwos dengan Linux dapat dipasang atau di install secara bersama.
Caranya :
  1. Hardisk anda harus di bagi beberapa partisi, contohnya partisi C: untuk Windows dan partisi D: untuk Linux yang akan kamu install.
  2. Bila hardisk anda belum di partisi, anda dapat menggunakan software Partition Magic atau Easus Partition Master.
  3. Siapkan partisi D: sebesar 20 Gb untuk Linux
  4. Kedua Partisi harus diset Aktif
  5. Terlebih dahulu Anda harus menginstal OS Windows ke partisi C:/ dan bila sudah ada anda siapkan software Distro Linux kesukaan anda, masukan CD Linux kamu dan bootlah komputer menggunakan CD tersebut.
  6. Akan muncul di layar kamu tulisan-tulisan initialisasi Linux
  7. Bila graphic card kamu di support oleh Linux, maka kamu akan mempunyai pilihan untuk masuk ke mode installasi secara GUI (Graphical User Interface).
  8. Pilihlah Bahasa, dan Accept Terms and Condition.
  9. Lalu pilihlah “Expert Mode” untuk classes of installation. Pilih Install.
  10. Jawablah apakah kamu memiliki SCSI interface.
  11. Pilih Mouse, Keyboard, Security Level (terserah kamu).
  12. Pada tahap inilah kamu harus berhati-hati. Tahap ini adalah tahap dimana kamu harus memilih/membuat partisi tempat Linux akan diinstall. Karena kamu telah menginstall Windows sebelumnya, maka kamu akan melihat kotak warna biru (yang melambangkan FAT : file system windows).
  13. Klik pada bagian harddisk yang berwarna putih (empty).
  14. Linux Mandrake akan otomatis menentukan jenis dan besar partisi yang direkomendasikan untuk itu (kamu bisa merubahnya sesuai keinginan kamu). Pada tahap ini sebaiknya kamu memilih jenis file system ReiserFS, karena lebih cepat aksesnya dan lebih tahan terhadap kemungkinan corrupt. Harap diperhatikan bahwa ketika membuat partisi swap, jenis file systemnya adalah harus ‘Swap’.
  15. Setelah selesai membuat partisi-partisi yang ditentukan, klik ‘Done’ dan kemudian pilihlah Format. Klik Ok.
  16. Pilihlah paket-paket apa saja yang ingin kamu install, set password root, tambahkan user, set networking, set services. create bootdisk. Semua ini pasti telah kamu ketahui jika kamu telah menginstall Linux.
  17. Linux kemudian akan memberitahukan option apa saja yang ingin kita tampilkan pada saat boot. Kita terima saja defaultnya.
  18. Lalu Linux akan mengeset XWindows system.
  19. Selesai.
Begitu komputer direstart, maka di layar akan muncul LiLo dengan option-option yang salah satunya adalah: Windows. Jadi kamu sekarang bisa memilih untuk masuk ke Windows atau ke Linux. Selamat! Kamu telah berhasil membuat dual boot

Semoga Bermanfaat By Gue Diego
READ MORE - Cara Membuat Dual Boot Windows dan Linux

6 Tahap Menginstal Linux dengan USB

Selain Windows, sistem operasi Linux juga bisa dijalankan dari sebuah USB (flash disk). Hanya dalam 5 menit, Anda dapat menginstal Linux dari USB.

Anda bisa menggunakan tools bernama UNetbootin. Untuk bisa menginstal Linux dari flash disk, Anda wajib memiliki flash disk berkapasitas meinimal 1GB.

Selain USB, pastikan Anda telah menentukan distribusi Linux yang diinginkan, yaitu: Arch linux, BackTrack, CentOS, CloneZilla, Damn Small Linux, Debian, Dream Linux, Elive, FaunOS, Fedora, Frugalware, Gentoo, Gujin, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, netBSD, NTPasswr, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PClinuxOS, Puppy Linux, Slax, SliTaZ, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Ubuntu, Xubunu, Zenwalk.

Sebagai contoh, instalasi kali ini menggunakan distro Linux BackTrack 3 dan Ubuntu 8.04.1 LTS, dengan USB Kingstone DataTraveler 2.0 1GB. Berikut langkah-langkah instalasinya, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Jumat (12/9/2008):

1. Download UNetbootin, simpan pada desktop.

2. Klik kanan UNetbootin pada desktop, lalu pilih Properties.

3. Klik tab Permissions, beri tanda centang (v) pada kotak 'Allow executing file as program', lalu klik tombol Close.

4. Tancapkan terlebih dulu USB ke port komputer. Ini sangat penting karena Anda tidak akan bisa menggunakan USB jika menancapkannya setelah Anda membuka aplikasi UNetbootin.

5. Selanjutnya, klik dua kali file exe UNetbootin yang sudah di-download tadi, lalu ketikkan password hingga aplikasi UNetbootin terbuka.

6. Pilih distribusi dan versi Linux yang Anda inginkan, lalu pilih tipe instalasi dan klik Ok untuk memulai instalasi.

Selesai! Reboot komputer Anda dan booting-lah dari USB. Kini Anda dapat menggunakan sistem operasi Linux portabel Anda.
READ MORE - 6 Tahap Menginstal Linux dengan USB

Vyatta Vers.6 Free

Why use Vyatta?

Vyatta's open, software-based approach to networking has created a complete network OS that can connect and secure physical networks as well as virtual and cloud computing infrastructures. Vyatta software and appliances offer users a flexible, affordable alternative to proprietary, hardware-based routers, firewalls, VPN concentrators and intrusion prevention devices.

Vyatta can help you:

  • Affordably scale large BGP implementations
  • Keep your network safe with a stateful-inspection firewall
  • Securely connect remote offices with VPN
  • Scale from DSL to 10-Gbps with a single software package
  • Avoid costly proprietary networking upgrades
  • Run virtualized networking environments in Xen and VMware
  • Add networking and security to blade servers in your data center
  • Offer network-based managed security services
  • Add network redundancy regardless of vendor equipment
  • Build your own best-of-breed Branch office solution 

Current Vyatta Core Releases

VYATTA CORE 6.0 - June 01, 2010
VC6.0 - Live CD iso
Size:158 MB
MD5: 2407a93303935046ef2ff842c53573e7
Download: Vyatta ISO
Semoga Bermamfaat
READ MORE - Vyatta Vers.6 Free

Belajar dengan Perintah UNIX

Hmm.. saatnya bermigrasi... ;) Well, kali ini kita akan belajar mengenal perintah-perintah dasar UNIX. Adapun hal-hal yang perlu anda perhatikan sebelum memulai ialah:
--------------------------------------------------------------------------------------------------
- Linux/UNIX membedakan huruf besar dan huruf kecil (case sensitive).
- Semua perintah UNIX ditulis dengan huruf kecil.
- Jika nantinya anda membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari suatu perintah, pergunakan "rumus sakti" berikut, ketik pada konsol anda:
$ man perintah
Misalnya:
$ man cd
man dapat diartikan sebagai manual. Perintah diatas berarti akan menampilkan manual untuk perintah cd. Untuk selanjutnya, anda bisa melakukan hal yang sama pada perintah-perintah lain.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
  
--------
ls
--------
Perintah ini dipergunakan untuk menampilkan daftar file yang berada di dalam directory.
$ ls --help
Perintah diatas akan menampilkan bantuan untuk perintah ls
$ ls -l
Untuk menampilkan informasi tambahan (l = long)
$ ls -a
Perintah tersebut akan menampilkan hidden file. a disini mewakili kata atrribute
$ ls -la
Informasi tambahan yang ditampilkan oleh flag -l menyangkut user yang memiliki 'owns', file tanggal dan jam file itu dibuat, hak/permissions file, serta informasi-informasi lain. Contohnya :
rwxr-x--x
Catatan :
karakter 1-3: user/owner permissions
karakter 4-6: group permissions
karakter 7-8: other permissions
Penjelasan dari masing-masing karakter tersebut ialah:
r - read, permissions utk 'baca'
w - write, permission utk 'tulis'
x - (e)xecute, permission utk 'menjalankan'

Jadi, arti contoh diatas ialah:

  • user/owner dapat melakukan (hak) read/baca, write/tulis dan execute/jalankan file yang satu group dengan user/owner dapat read/baca, execute/jalankan file user lain dapat execute/menjalankan file tersebut.

  • Hal ini berarti permission tidak ada, jika ada d sebelum permission berarti itu adalah directory.
--------------
cat
--------------
Perintah cat atau concatenate dipakai untuk menampilkan dan menulis/membuat file. $ cat spyrozone.txt
- Menampilkan isi file spyrozone.txt
$ cat "Hello" > spyrozone.txt
Membuat file dengan nama spyrozone.txt yang berisi teks Hello. Untuk menambahkan isi file, ketik:
$ cat "Hello SPYRO" >> spyrozone.txt
 
Anda tinggal mengubah tanda > menjadi >>
$ cat -n tutorial.txt
Perintah diatas akan menampilkan isi tutorial.txt disertai dengan nomor baris. Berguna bila anda ingin melihat ini source code suatu program, misalnya C/C++
Anda bisa menggabungkan isi beberapa file menjadi satu file. Misalnya anda beberapa memiliki file dengan nama spyro1.txt & spyro2.txt. Anda ingin mengabungkan seluruh file tersebut pada sebuah file bernama spyrozone.txt, maka perintah yang digunakan ialah:
$ cat spyro1.txt spyro2.txt > spyrozone.txt
  
--------------
more
--------------
Menampilkan isi dari file secara perlayar.
$ more tutor.txt
Anda akan melihat deretan angka 1 sampai 23 dan di baris terbawah tertera angka tulisan "--More--(20%)". Untuk bernavigasi saat melihat tampilannya, gunakan dua tombol berikut ini.
 
» Spasi untuk maju satu layar penuh. Arti dari satu layar penuh adalah jumlah baris yang dimunculkan di layar console Anda. Biasanya, console Linux diatur pada resolusi 80 kolom dan 25 baris. Dengan demikian,  penekanan spasi berarti menampilkan 23 atau 24 baris berikutnya.
 
» Tombol "b" untuk mundur satu layar penuh. Penjelasan mengenai arti satu layar penuh sama seperti di atas.
 
Apabila Anda terus menekan tombol spasi sampai akhir file, secara otomatis program more akan berhenti dan prompt akan kembali ke shell. Sama halnya jika Anda menekan tombol [Ctrl]+[C] sewaktu-waktu. Tombol [Ctrl]+[C] sendiri adalah kombinasi tombol universal di console Linux untuk mengakhiri suatu eksekusi program dan semata-mata bukan untuk more saja. Cara lain untuk mengakhiri program more adalah dengan menekan tombol "q".
 
--------------
grep
--------------
Menampilkan semua baris yang mengandung pola yang diinginkan:
$ grep spyrozone tutor.txt 
 
--------------
echo
--------------
Echo dipakai untuk menampilkan apa yang kita ketik di layar. Perintah ini sama seperti perintah ECHO di DOS.
echo "The NEWBIE HACKERS spirit station!!"
 
The NEWBIE HACKERS spirit station!!
 
Anda juga bisa membuat file dengan perintah ini:
echo "The NEWBIE HACKERS spirit station!!" > spyrokid.txt
 
Perintah diatas akan membuat file spyrokid.txt di directory aktif. File tersebut akan berisi teks "The NEWBIE HACKERS spirit station!!" (tanpa tanda petik). Untuk menambah isi file, ganti > dengan >>
 
Berikut adalah contoh menarik lain penggunaan echo :
$ echo -e "\thehehe\b\b\b\b\b\bspyrozone\n " > spyro.txt
 
Lihatlah isi file spyro.txt dengan perintah cat, anda akan melihat tampilan isi file tersebut:
 
   spyrozone
 
Lho, kemana yang lain?? kenapa yang ada hanya spyrozone?? Berikut penjelasannya:
 
» \t pada echo menunjukkan pemakaian tabulasi. Pada console Linux, tabulasi memberikan jarak sebesar 8 karakter. Tanpa option -A, cat menerjemahkan \t menjadi karakter tabulasi sehingga rangkaian karakter "spyrozone" diindentasi. Dengan -A, \t ditampilkan sebagai string ^I, yaitu control character untuk tabulasi.

» \b pada echo berarti backspace alias menghapus satu karakter di sebelah kiri. Oleh karena \b diketik tiga kali, maka ini sama artinya dengan menghapus frase "hehehe" seperti yang terlihat dalam tampilan cat. Dengan option -A, karakter backspace ditampilkan sebagai ^H dan frase "hehehe" tetap terlihat.

» \n pada echo berarti memberikan satu baris kosong. Sekalipun dengan option -A, tetap diberikan satu baris kosong di bawah tulisan "spyrozone". Hanya saja, sekarang ada 2 karakter $. Satu untuk menandakan akhir baris (end of line) pada baris kalimat "spyrozone" dan satunya lagi untuk menandai baris di bawahnya. Perhatikan adanya spasi kosong antara tanda tanya dan karakter $.
--------------
cd
--------------
Mewakili kata change directory. Perintah ini dipakai untuk berpindah directory.
$ cd /root

*****************************************************************
 Di Linux yang digunakan adalah / (slash) bukan \ (backslash)
*****************************************************************
 
--------------
cp
--------------
Perintah copy dipakai untuk mengcopy file.
$ cp tutor.txt tutor.txt.bak
$ cp tutor.txt ~spyro/backup-data/tutor.txt.backup


--------------
mv
--------------
Mewakili kata move. Perintah ini dipergunakan untuk mengganti nama file atau directory.
$ mv tutor.txt tutor-backup.txt
$ mv backup bak


--------------
rm
--------------
Perintah remove dipergunakan untuk menghapus file.
 
$ rm tutor.txt
Perintah diatas akan menghapus file tutor.txt

rm *
Perintah diatas akan menghapus SELURUH FILE yang berada di directory aktif.
 
--------------
mkdir
--------------
Make directory, dipergunakan untuk membuat directory.
$ mkdir kamarku

--------------
rmdir
--------------
Remove Directory, hapus directory. Perintah ini dibutuhkan untuk menghapus directory. Namun perlu anda ingat bahwa file-file yang berada di dalam directory harus dihapus terlebih dahulu sebelum anda menghapus suatu directory.
$ rmdir backup
--------------
who
--------------
who digunakan untuk menampilkan user yang login ke system. Output perintahnya kira-kira seperti berikut :

$ who 
root tty1 Nov 20 17:47
spyrokid tty2 Nov 20 17:48
spyrokid tty3 Nov 20 17:48
spyrokid ttyp0 Nov 20 18:43 (localhost)

Kolom pertama menunjukkan nama user yang login, kolom kedua menunjukkan
terminal line yang digunakan, kolom ketiga menunjukkan waktu login dan
kolom keempat menunjukkan domain atau IP asal mereka koneksi, jika kosong
berarti mereka main langsung dari console.

--------------
whoami
--------------
Lupa siapa anda??
$ whoami
spyrokid
 
Perintah lain:
$ who am i
spyrozone!spyrokid tty3 Nov 20 17:48

--------------
pwd
--------------
Tampilkan directory aktif, pwd = print working directory, perintah yang dipakai kalo saat jalan2, sudah gak tau mo pulang lewat mana :)

$ pwd
/home/spyrokid

--------------
ps
--------------
Menampilkan proses yang aktif
$ ps
PID TTY STAT TIME COMMAND
87 2 S 0:00 -bash
88 3 S 0:00 -bash
1440 2 S 0:00 pico jilid2.txt
1443 3 R 0:00 ps

--------------
ping
--------------
Mengecek host apakah 'up' utk istilah teknisnya silakan 'man ping'
$ ping localhost
PING localhost (127.0.0.1): 56 data bytes
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.2 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.1 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.1 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.1 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.1 ms

--- localhost ping statistics ---
5 packets transmitted, 5 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0.1/0.1/0.2 ms
spyrozone:~$ ping 127.0.0.1
PING 127.0.0.1 (127.0.0.1): 56 data bytes
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.2 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.1 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.1 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.1 ms
64 bytes from 127.0.0.1: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.1 ms

--- 127.0.0.1 ping statistics ---
5 packets transmitted, 5 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0.1/0.1/0.2 ms
spyrozone:~$

Perhatikan bahwa localhost dan 127.0.0.1 adalah sama :)
127.0.0.1 adalah local loopback yang disediakan untuk testing.

--------------
finger
--------------
Mencari informasi user
$ finger
Login Name Tty Idle Login Time Office Office Phone
spyrokid Spyrokid 2 Nov 22 01:10
spyrokid Spyrokid 3 Nov 22 01:10
root 1 1:37 Nov 22 01:10
$ finger @spyrozone.net
[spyrozone.net]

Welcome to Linux version 2.0.34 at spyrozone.net !

3:46am up 2:37, 3 users, load average: 0.00, 0.00, 0.00
 
Login Name Tty Idle Login Time Office Office Phone
spyrokid Spyrokid 2 Nov 22 01:10
spyrokid Spyrokid 3 Nov 22 01:10
root 1 1:39 Nov 22 01:10
 
spyrozone:~$ finger @localhost
[localhost]

Welcome to Linux version 2.0.34 at spyrozone.net !

3:47am up 2:38, 3 users, load average: 0.00, 0.00, 0.00

Login Name Tty Idle Login Time Office Office Phone
spyrokid Spyrokid 2 Nov 22 01:10
spyrokid Spyrokid 3 Nov 22 01:10
root 1 1:40 Nov 22 01:10

spyrozone:~$ finger spyrokid
Login: spyrokid Name: Spyrokid
Directory: /home/spyrokid Shell: /bin/bash
On since Tue Nov 22 01:10 (PHT) on tty2 8 seconds idle
On since Tue Nov 22 01:10 (PHT) on tty3
Last login Tue Nov 22 01:13 (PHT) on tty4
Mail forwarded to "|IFS=' '&&exec /usr/bin/procmail -f-||exit 75
#spyrokid"
No mail.
No Plan.

spyrozone:~$ finger root
Login: root Name:
Directory: /root Shell: /bin/bash
On since Tue Nov 22 01:10 (PHT) on tty1 1 hour 42 minutes idle
Mail last read Tue Nov 15 09:19 2004 (PHT)
No Plan.

--------------
ftp
--------------
Menggunakan file tranfer program.
spyrozone:~$ ftp localhost
Connected to localhost.
220 spyrozone.net FTP server (Version wu-2.4.2-academ[BETA-15](1) Wed
May 20 13:45:04 CDT 2004) ready.
Name (localhost:spyrokid): ftp
331 Guest login ok, send your complete e-mail address as password.
Password: spyrokid@spyrozone.net
230-Welcome, archive user! ...
.............
...........................
230 Guest login ok, access restrictions apply.
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp>

ftp juga bisa dilakukan dengan melakukan telnet ke port 21

spyrozone:~$ telnet localhost 21
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 spyrozone.net FTP server (Version wu-2.4.2-academ[BETA-15](1) Wed
May 20 13:45:04 CDT 2004) ready.

--------------
talk
--------------
Berbicara dengan user lain, misalnya spyrokid request melakukan talk ke root:

talk root
atau
talk root@spyrozone.net

[Waiting for your party to respond]

[Ringing your party again]

Di terminal root akan muncul pesan :

Message from Talk_Daemon@spyrozone at 4:00 ...
talk: connection requested by spyrokid@localhost.
talk: respond with: talk spyrokid@localhost

root harus mengetik talk spyrokid@localhost jika ingin menjawab request

talk spyrokid@localhost

[Connection established]

Tekan Ctrl+C untuk terminate connection.
  
--------------
telnet
--------------
Melakukan komunikasi dengan host lain melalui telnet protocol.
spyrozone:~$ telnet localhost
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.

Welcome to Linux 2.0.34.

spyrozone login: spyrokid
Password: www.spyrozone.net
Linux 2.0.34.
Last login: Tue Nov 22 01:13:52 on tty4.
No mail.


spyrozone:~$ telnet localhost 25
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 spyrozone.net ESMTP Sendmail 8.9.0/8.9.0; Tue, 22 Nov 2004
03:52:51 +0800
helo darling
250 spyrozone.net Hello spyrokid@localhost [127.0.0.1], pleased to
meet you
mail from: guest@spyrozone.net
250 guest@spyrozone.net... Sender ok
rcpt to: untukmu@seorang.jauh.disana
250 untukmu@seorang.jauh.disana... Recipient ok (will queue)
data
354 Enter mail, end with "." on a line by itself
Kukirim lagu dan salam rinduku
.
250 EAA01615 Message accepted for delivery
quit
  
spyrozone:~$ telnet localhost 110
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
+OK spyrozone POP3 Server (Version 1.005l) ready at
user root
+OK please send PASS command
pass www.spyrozone.net
+OK 2 messages ready for root in /usr/spool/mail/root
stat
+OK 2 7227
retr 1
quit
Okay, sekian dulu perkenalannya, untuk selanjutnya anda bisa menjelajah sendiri dengan perintah man.

By Gue Diego
READ MORE - Belajar dengan Perintah UNIX