Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Cara Merubah Tampilan Facebook Timeline Ke Versi Lama

Facebook telah mengalami perubahan dari masa ke masa termasuk soal tampilan. Beberapa waktu yang lalu Facebook menggebrak dengan fitur Facebook Timelie serta Open Graph. Meskipun dikhususkan untuk kalangan developer, namun pengguna biasa dapat mencicipi tampilan baru Facebook Timeline

Namun, tidak sedikit pengguna yang mengeluh, tampilan Facebook Timeline yang sejatinya mengurutkan postingan-postingan yang dibuat user secara kronologis dari waktu-waktu, justru malah menyerupai sebuah blog. Dan diantara mereka ingin kembali ke tampilan lama.
Nah, bagi Anda yang ingin mencoba tampilan baru Facebook Timeline, sila dapat dilihat di tautan berikut.

Namun bagi Anda yang ingin kembali ke tampilan Facebook lama, berikut tipsnya:
  • Silakan login terlebih dahulu ke akun Facebook Anda dengan cara biasa.
  • Kemudian anda menuju http://facebook.com/developer.
  • Lalu, pada laman developer, pilih aplikasi yang Anda gunakan untuk membuat Facebook Timeline. Klik menu edit.
  • Di kolom kiri paling bawah, klik menu hapus aplikasi.
  • Kemudian masuk ke profil Facebook Anda, kemudian refresh laman tersebut. Maka tampilan Facebook akan kembali ke profil lama.

Sejatinya Facebook Timeline akan diluncurkan awal Oktober silam. Namun karena Facebook tersandung masalah hukum, jejaring sosial buatan Mark Zuckeberg ini urung meluncurkannya.

Selamat mencoba :)

READ MORE - Cara Merubah Tampilan Facebook Timeline Ke Versi Lama

Asal Usul dan Perkembangan Film Porno

Film porno muncul tidak lama setelah ditemukannya film pada pada awal 1900-an. Film porno memiliki banyak kesamaan dengan berbagai bentuk pornografi dan erotisisme lainnya. Nama lainnya untuk film porno antara lain "film dewasa" dan "film biru." Secara umum, "softcore" merujuk pada pornografi yang tidak menampilkan penetrasi atau tindakan "fetish yang ekstrem", sedangkan "hardcore" merujuk pada pornografi yang menampilkan penetrasi dan atau tindakan fetish yang ekstrem.


Asal Usul Film Porno

Sepanjang sejarahnya, kamera film telah digunakan untuk membuat film porno, namun biasanya film porno disebarluaskan secara diam-diam, untuk hiburan di rumah atau di perkumpulan tertutup dan juga di bioskop malam. Hanya pada tahun 1970-an film porno mulai sedikit dilegalkan; pada 1980-an, pornografi dalam bentuk video rumahan mencapai penyebaran yang sangat luas beberapa dekade sebelumnya. Berkembangnya internet pada akhir 1990-an dan awal 2000-an sangat mengubah penyebaran film porno dan menambah rumit penuntutan kecabulan yang legal.




Film porno adalah bisnis yang tumbuh subur dan sangat menguntungkan, berdasarkan sebuah artikel Reuters tahun 2004, disebutkan bahwa "industri multi-miliaran dolar ini memproduksi sekitar 11.000 judul DVD tiap tahun, sehingga menjadikannya sebagai industri yang sangat kuat".

Film Porno Pertama

Menurut buku Patrick Robertson (Film Facts), film porno yang paling awal, yang dapat diketahui tanggal pembuatannya adalah A L'Ecu d'Or ou la bonne auberge, yang dibuat di Perancis pada tahun 1908. Jalan ceritanya menggambarkan seorang tentara yang kelelahan kemudian menjalin hubungan dengan seorang pelayan perempuan di sebuah penginapan.

El Satario dari Argentina lebih awal lagi, film ini kemungkinan dibuat antara 1907 dan 1912. Robertson mencatat bahwa film porno-film porno tertua yang masih ada tersimpan dalam Kinsey Collection di Amerika Serikat. Sebuah film menunjukkan bagaimana konvensi-konvensi porno mula-mula ditetapkan. Berdasarkan penelitian Robertson, film Jerman Am Abend (sekitar 1910) adalah sebuah film pendek sepuluh menit yang dimulai dengan seorang perempuan yang memuaskan dirinya sendiri di kamarnya, dan kemudian beralih dengan menampilkan dirinya sedang berhubungan seks dengan seorang laki-laki, melakukan fellatio dan penetrasi anal.

Banyak film porno seperti itu yang dibuat dalam dasawarsa-dasawarsa berikutnya, namun karena sifat pembuatannya dan distribusinya yang biasanya sembunyi-sembunyi, keterangan dari film-film seperti itu seringkali sulit diperoleh. Mona (juga dikenal sebagai Mona the Virgin Nymph), sebuah film 59 menit yang dibuat pada tahun 1970, umumnya diakui sebagai film porno pertama yang eksplisit dan mempunyai plot, yang diedarkan di bioskop-bioskop di Amerika Serikat. Film ini dibintangi oleh Bill Osco dan Howard Ziehm, yang kemudian membuat film porno berat (atau ringan, tergantung versi yang diedarkan), dengan anggaran yang relatif tinggi, yaitu film Flesh Gordon.

Film tahun 1971, The Boys in the Sand dapat disebutkan sebagai yang "pertama" dalam sejumlah hal yang menyangkut pornografi. Film ini umumnya dianggap sebagai film pertama yang menggambarkan adegan porno homoseksual. Film ini juga merupakan film porno pertama yang mencantumkan nama-nama pemain dan krunya di layar (meskipun umumnya menggunakan nama samaran). Ini juga film porno pertama yang membuat parodi terhadap judul film biasa (judul film ini The Boys in the Band). Film ini adalah film porno kelas X pertama yang dibuat tinjauannya oleh New York Times.

Deep Throat adalah sebuah film porno dari Amerika Serikat yang diterbitkan pada tahun 1972, ditulis dan disutradarai oleh Gerard Damiano dan dibintangi Linda Lovelace (nama samaran Linda Susan Boreman). Kisah Deep Throat dimulai ketika seorang wanita yang merasa frustasi secara seksual (Linda Lovelace) meminta saran pada temannya Helen (Dolly Sharp); setelah sebuah pesta seks tidak menolong, Helen menganjurkan Linda untuk pergi ke seorang dokter (Harry Reems). Dokter ini berkata bahwa klitoris Linda berada di tenggorokannya. Di berbagai tempat di Amerika Serikat, film ini dituduh menyebarkan pornografi. Aktor Harry Reems dinyatakan bersalah dalam menyebarkan materi tidak senonoh ke luar batas negara bagian.

Sejak permulaan sejarah film, banyak orang telah tampil dalam berbagai film porno di Eropa dan Asia. Film porno-film porno awal dari tahun 1900-an ini biasanya diputar dengan tangan, dan para pemerannya biasanya tidak ingin dikenal karena tekanan sosial. Bintang porno pertama dari AS yang memiliki nama panggung adalah Linda Lovelace, terkenal karena filmnya dari tahun 1972 Deep Throat. Film ini menghasilkan ratusan juta dolar di seluruh dunia, dan memulai industri film porno dengan aktris-aktris seperti Marilyn Chambers (Behind the Green Door), Gloria Leonard (The Opening of Misty Beethoven), Georgina Spelvin (The Devil in Miss Jones), dan Bambi Woods (Debbie Does Dallas).

Film Porno di Berbagai Negara

Di banyak negara, film porno diperbolehkan untuk dibuat dan disebarkan dengan beberapa pembatasan. Film porno juga dilarang di beberapa negara, khususnya di negara-negara muslim dan China, namun film porno tetap dapat diakses melalui internet di negara-negara tersebut


Semoga Bermanfaat by Gue Diego 



READ MORE - Asal Usul dan Perkembangan Film Porno

Mengetahui Perkiraan Nilai Suatu Blog Atau Situs

MENGETAHUI PERKIRAAN NILAI SUATU BLOG ATAU SITUS. Kemarin, DiegoBlog melakukan browsing dan secara tidak sengaja menemukan sebuah layanan online yang mampu menyajikan perkiraan nilai sebuah situs, informasi, dan data pengunjung suatu situs dan informasi situs yang berguna lainnya.
Adalah BIZ INFORMATION yang menyediakan layanan dimaksud. Untuk mengetahui informasi serta nilai perkiraan suatu situs, kita hanya perlu memasukkan alamat URL situs tersebut pada kotak yang disediakan. Kemudian kita hanya perlu menekan button “NILAI” dan kemudian menunggu beberapa detik untuk mendapatkan informasi yang lengkap dari situs tersebut.



Informasi yang ditampilkan antara lain :
  1. Nilai Situs
  2. Titik Halaman Harian
  3. Pengunjung Harian
  4. Peringkat Dunia
  5. Peringkat Indonesia
  6. Jenis Web
  7. Page Rank
  8. Jumlah Halaman
  9. Tautan Eksternal
  10. Nilai Metrik
  11. Pengenalan Situs
  12. Sejak Online Situs
  13. Dll
Untuk mencobanya, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.
Pertama, buka halaman http://bizinformation.org/id/



Kedua, masukkan alamat URL situs/blog pada kotak yang disediakan
Ketiga, klik “NILAI”
Keempat, tunggu beberapa saat untuk mendapatkan hasilnya.
Berikut contoh hasil dari informasi contoh blog ini (Tips dan Trik Komputer). Dan dari penilaian layanan tersebut BLOG ini mempunyai nilai perkiraan 75 juta. Sungguh angka yang menakjubkan. Sayangnya hanya berupa angka saja. Jika menginginkan, kita dapat menampilkan hasil perkiraan nilai pada side blog kita dengan cara mengcopy paste kode html yang telah disediakan.





SELAMAT MENCOBA by Gue Diego
READ MORE - Mengetahui Perkiraan Nilai Suatu Blog Atau Situs

Tips Merawat Cartridge Printer Agar Awet

Printer adalah barang yang penting. Tanpa printer kita tidak bisa mencetak hasil pekerjaan kita. Tapi printer seringkali diabaikan untuk pemeliharaannya. Berikut ada beberapa tips untuk merawat cartridge printer inkjet agar awet dan tetap bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

1. Jika tinta pada cartridge habis, segeralah isi.
Tinta adalah pelumas untuk head printer. Contohnya, tinta warna tetap digunakan meskipun yang akan dicetak adalah warna hitam, begitu juga sebaliknya. Jika anda mencetak dengan tanpa adanya tinta warna, berarti anda merusak head printer karena tidak adanya pelumas/tinta pada saat gesekan saat mencetak. Itulah alasan kenapa beberapa printer tidak bisa mencetak jika tidak adanya tinta warna meskipun anda tidak menggunakannya. Jika anda membiarkan cartridge warna kehabisan tinta, maka tinta sisa yang ada akan menyumbat head printer dan lama-lama akan permanen sampai cartridge tersebut tidak bisa digunakan. Jadi segeralah isi jika cartridge anda sudah mulai kehabisan tinta. Jangan dibiarkan terlalu lama atau anda harus membeli lagi cartridge baru.

2. Jangan keseringan menghidupkan dan mematikan printer.
Usahakan untuk membiarkan printer tetap hidup, di samping tidak menyedot banyak daya alias hemat listrik juga karena bisa memperpanjang umur cartridge. Saat printer dinyalakan, printer mengirimkan sinyal untuk segera mengganti tinta pada head agar tidak tersumbat. Jika anda mematikan printer dan lain waktu anda menghidupkannya lagi, maka printer tetap akan melakukan penggantian tinta pada head. Ini adalah penghamburan tinta. Beberapa cartridge printer bisa menampung 3-7 ml tinta, dan saat dilakukan cleaning, 2-3 ml tinta terbuang percuma. Disamping itu, busa penampung tinta akan cepat basah/penuh. Dan jika busa tersebut mulai basah kuyup, maka printer tidak akan bisa mencetak. Biaya perbaikannya lebih mahal ketimbang harga dari printer itu sendiri. Usahakan untuk tetap menghidupkan printer dan jangan keseringan di-cleaning.

3. Jika anda terpaksa untuk mematikan printer, matikanlah dari tombol power pada printer, jangan mencabut colokan/stekernya langsung. Printer akan melakukan shutdown sendiri sebagaimana mestinya. Seperti membersihkan tinta sisa pada head dan menutupnya agar tidak terjadi penyumbatan. Dengan mematikannya lewat tombol power pada printer, hal-hal tersebut akan dilakukan oleh printer.

Semoga Bermanfaat By Gue Diego
READ MORE - Tips Merawat Cartridge Printer Agar Awet

Berbagai Cerita Konyol Sejak Komputer Awal Tercipta


Berikut petikan keluhan-keluhan konsumen yang super konyol itu :

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah "Press ANY Key" menjadi "Press ENTER Key" dikarenakan banyaknya telepon yang menanyakan letak tombol ANY di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan, karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) takut dengan mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik. Takut diserang mouse komputer.

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara memegang kertas yang akan di fax di depan monitor, sambil menekan tombol SEND di layar.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya membersihkan keyboard, dia menjelaskan, Saya mencuci dan menggosok semua bagian keyboard dengan sabun, dan membilasnya dengan air, lalu menjemurnya.

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer yang baru dibelinya. Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi setiap kali saya tekan pedal kaki, tidak terjadi apa-apa. Setelah diselidiki ternyata pedal kaki yang dimaksud orang itu adalah  mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika teknisi DELL menanyakan apakah power switch sudah dinyalakan, dia balik bertanya, Power switch apa?

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan seorang konsumen :

Penelepon :  Hallo, dengan Tech Support
Novell :  Ya, bisa dibantu

Penelepon : Tatakan cangkir di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa menggantinya
Novell :  Tatakan cangkir Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer

Penelepon : Tidak. Tatakan cangkir ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan CD-ROM, 16X.

Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa terbahak-bahak.
READ MORE - Berbagai Cerita Konyol Sejak Komputer Awal Tercipta